Heart and Mind - Kumpulan Puisi Kecil (KPK) - Yusyi Noor

Bismillahirrahmaanirrahiim.

Dear all,

Tidak ada kata terlambat untuk memulai sesuatu. Alhamdulillah, secara indie, karya sederhana yang cukup waktu tersimpan akhirnya terbukukan dalam kumpulan puisi kecil Yusyi. Karya sederhana ini jauh dari sempurna.

Karya sederhana ini adalah investasi hati saya kepada orang-orang terdekat dan lingkungan sekitar. Sekaligus untuk saya dan anda, sebagai sahabat-sahabat baru saya.

Karunia Tuhan tidak akan berhenti sampai disini. Keyakinan akan kreatifitas sebagai hadiah dari Tuhan, membuat jemari ini berusaha untuk terus bisa merangkai kata demi kata, hasil tuang dari hati dan pikir.

Perkenankan Yusyi untuk dapat berbagi kepada sahabat dan teman baik semua.

Termasuk Anda.

Jika sahabat dan teman baik semua berkenan untuk membaca dan mengkoleksi cetakan karya sederhana ini, silahkan dapat memesan dengan biaya hanya Rp.39.900,00/eks (belum termasuk ongkos kirim yah… sesuai kota tujuan).

Caranya:
1. beli-pesan langung ke penulis (japri) melalui email ini atau yusyinoor@yahoo.com atau pesan fb Yusyi Noor.
2. beli-bawa langsung di cafe & resto BAMBULA, Jl. Pajajaran Indah No. 6 Bogor.

KPK Yusyi Noor dicetak terbatas!!! :)
Terimakasih banyak…

Semoga berkenan… :)
Cheers,
Yusyi

No comment »

‘Toko Bayi’

Buka arti yang sebenarnya. Toko Bayi. Maksudnya adalah toko yang menjual perlengkapan atau kebutuhan-kebutuhan untuk bayi. Barangnya? Banyak saja, mulai dari pakaian, perlengkapan makannya, mainan, dan lain-lain.

Kenapa gw posting dengan judul seperti itu? Tidak lain karena ada beberapa minat dari beberapa sahabat dan kawan baik, yang sudah mempunyai little baby, ingin mempunyai dan menjalankan bisnis seperti ini.

Who are they? Elis (mama dari Sulthan dan Shanaz), Fitri (mamanya Aurel Qanita), Nana (mamanya Dilara) dan Dinda (mamanya Kasae). Nah, cara jualannya sendiri beda-beda. Ini semua masih perbincangan antar sahabat dan kawan baik aja. Mulai dari nganterin anaksekolah sambil jualan, buka toko di rumah supaya bisa sambil mengerjakan pekerjaan rumah tangga, jualan via online dan menitipkan ke distro-distro. Ini rencana dari mereka yang sempat terlontar. Kecuali Nana, gw baca lewat FB-nya. Hehe.

Seru juga. InsyaAllah setiap hari manusia-manusia baru terlahir, para makhluk indah itu. Setiap hari juga para orang tua, khususnya mama-nya kudu mikir anaknya mo didandanin apa, makan apa, main apa, dan lain sebagainya. Betul gak ibu2? :D
Nah, gw yakin dengan salah dua alasan itu para mom ini ingin menjalankan bisnis itu. Peluang yang bagus buat siapapun sebenarnya, gak cuma para mom ini. Ehm… kalo ada peluangnya bisa juga nih untuk bermitra. Hihihi.

Seru juga ya! Persaingan tambah sehat aja dech. Apalagi khusus di Kota Bogor kayaknya alterntatif pilihannya masih sedikit. Gw sendiri meski belum punya little baby, suka bingung cari kado untuk para makhluk indah sahabat-sahabat dan kawan-kawan baik. Itu lagi itu lagi… Hihihi.

Hayuuu… apa ya kira-kira yang menarik buat dijual untuk dipakai para makhluk indah ini. :)

No comment »

Pantasteiiik Bogor …

Beberapa kali lewat jalan antara Bogor Baru - Pakuan, penasaran ama tempat makan yang satu ini. Sabtu malam kemarin, gw akhirnya nyobain juga makan disini. Makan bareng temen-teman dari Makassar.

Awalnya sih bingung juga cari tempat makan malem dimana, sampai akhirnya gw mutusin untuk ajak mereka ke Pantasteiik. Tiba di depan Pantasteiik, gw diarahkan oleh bapak keamanan untuk parkir di pinggir jalan seberang Pantasteiik. “Di dalam penuh ya Pak?” tanya gw. “Ada sih Non, tapi ntar susah keluarnya.” begitu kata beliau.  Hehehe. Tahu aja kelemahan wanita dalam berparkir. Tapi kok ya dia belum-belum udah under estimate ya ama gw. Hihihihi… Akhirnya diparkir lah disitu, sesuai arahan beliau (baca: bapak keamanan).

Masuk melewati beberapa meja di halaman Pantasteiik. Asyik tempatnya. Gw memilih meja untuk makan di ruangan dalam. Area tidak merokok pastinya. Setelah dipersilahkan oleh mbak ‘yangmaukamirepotkan’ itu, kami memilih menu. Sirloin steik dan chicken steak jadi pilihan kami. Minuman yang direkomendasikan oleh mbak ‘yangmaukamirepotkan’ tadi adalah pantasteiik dreams. Kalo gw gak amnesia sesaat. Hehe :D. Minuman ini seperti fruit punch gt, dengan ada potongan strawberry, mangga dan kiwi (sepertinya) di dalamnya. Segar…

Porsi yang gede, menurut gw seru aja. Tapi kudu rada pelan dan rada lama disitu untuk bisa menghabiskan seluruh porsi itu. Kisaran harga steik 40.000an - 70.000an rupiah itu sepertinya sebanding dengan tempat dan live music-nya. Rasa steik-nya sendiri ya lumayan. Plan-B yang perform malam itu menambah asyik suasana tempat yang cozy. Suara, arrangement, semuanya…well packaged.

Dan terakhir, Pantasteeiiik… pantastik juga. Bisa jadi salah satu alternatif tempat nongkrong di kota qt, Bogor. Atau sekedar untuk ‘menyendiri’ juga gapapa. Bisa ngenet pula…

Plan-B, OK banget! Kabar dari manajernya, Ono, udah mulai recording ya? Atau gw salah dengar. Salam kenal ya buat semua.       

Selesai makan dan ngobrol-ngobrol… Cabut lah…

Kapan-kapan kesana lagi dech. Sapa tahu bisa berinspirasi disana. :)

Comments (1) »

VIRUS SASTRA MENYERANG KOTA BOGOR

‘Virus’ sastra tampaknya bakal segera menyerbu kota Bogor di peralihan tahun 2008 ke 2009. Pasalnya, sejak undangan menulis Cerpen dan Puisi KMB ini dibuka pada 7 Oktober hingga penutupannya 15 November 2008, kami telah menerima sebanyak 32 cerpen dan 48 puisi karya rekan-rekan penulis kita.

Itu artinya, rata-rata ada 3 kiriman naskah yang masuk ke redaksi setiap harinya selama satu bulan. Dan jujur saja, ini angka yang sangat mengejutkan. Sebab di tengah minimnya media dan kegiatan sastra di Bogor selama ini, serta sepinya keterlibatan pemkot Bogor sekarang, tapi kawan-kawan kita masih bersemangat untuk terus berkarya. Dan benar saja, kota Bogor memang menyimpan potensi terpendam, khususnya dalam ranah kesusastraan lokal.

Dari data para pengarang yang mengirimkan karyanya ke redaksi, sebagian besar penulisnya bahkan tengah berada dalam usia muda, yakni antara 19 hingga 30 tahun. Itu artinya masing-masing pengarang ini tengah berada di masa-masa produktif dalam hidupnya. Dan bukan tak mungkin, ke depannya mereka bakal mewakili kota ini menjadi gudangnya sastrawan besar Indonesia. Amin.

Berangkat dari ilustrasi di atas, kehadiran Jurnal Sastra RuangMelati di tengah-tengah pembaca sekalian diharapkan dapat menjadi tempat ajang kreativitas bagi para penulis muda yang berkarya di bidang seni budaya dan sastra, khususnya karya cerpen dan puisi.

RuangMelati sendiri sengaja dibentuk sebagai media alternatif dengan semangat menggiatkan apresiasi sastra di kalangan Komunitas Menulis Bogor dan masyarakat Bogor pada umumnya akan dunia tulis-menulis dan bacaan fiksi yang selalu menarik untuk disimak.

Proses seleksi karya yang masuk tentu tak bisa dihindari, terutama pada kelayakan teknis penulisan dan ide segar yang terkandung pada karya itu sendiri. Toh ini juga untuk kepuasan pembaca dan pemenuhan standar kualitas karya di RuangMelati sebagai media yang bercita-cita hendak menumbuhkan bibit-bibit penulis baru dan ambil bagian dalam perkembangan cerpen di Indonesia.

Kalaupun cita-cita tersebut masih terlihat muluk bagi media ‘sekecil’ kami, paling tidak untuk saat ini RuangMelati bisa sekedar mewarnai dunia kesusastraan Indonesia yang semakin seksi dan menggairahkan.

 

Salam Sastra!

 

Redaksi

RuangMelati

 

Pos-el : ruang_melati@yahoo.com

Milis   : http://groups.yahoo.com/group/menulis_bogor/

MP      : http://menulisbogor.multiply.com/

Web     : http://kmb.meisolar.com/

Telp    : TB Alternatif Jendela (0251-4299728)

  Ananda (081380488110) 

  Indri (08562123985)

 

Disalin dari mailing list: menulis bogor

 

No comment »

Hutan Kalimantan

Sebagai salah satu pekerja di bidang kehutanan, yang Alhamdulillah dikasih kesempatan untuk bisa menghirup sejuknya udara di tengah hutan dan untuk bisa menjejakkan kaki di tanah hutan, gw lagi kangen ama suasana itu. Hehehe.

Perjalanan menuju dan kembali dari sana itu adalah pengalaman tersendiri bagi gw. Sebagai cewek yang suka shor term memory, gw suka mendokumentasikan beberapa objek tersebut untuk bisa mengingat bagaimana ketika itu. Tapi terkadang juga melewatkan objek karena tertidur di mobil atau speedboat atau kapal kecil selama perjalanan. Hehehe.

Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur, pernah menjadi sangat dekat buat gw selama sekitar 9 bulan. Hutan Kalimantan menjadi ‘tempat wisata’ yang menyenangkan buat gw. Selain bisa menikmati suasana disana, juga selama melakukan perjalanan itu, gw bisa bertemu dengan banyak orang baru. Bahkan beberapa masih berkomunikasi dan menjalin silaturahim.     

Kanopi hutan, semak, tanah, air, udaranya…. Juga ketika perjalanan melihat langitnya yang ditembus oleh ujung pohon, ujung daun… Ih, pokoknya ga bisa digambarkan deh rasanya. Ya cuma bisa dirasain itu, sendiri…

Dan sekarang gw lagi kangen saat-saat menikmati suasana itu. Tidak di Kalimantan mungkin di pulau lainnya atau di belahan dunia lainnya. Mungkin juga bukan hutan, tapi tempat dan objek-objek menarik lainnya. InsyaAllah.

Dan gw kangen semua sahabat, saudara dan keluarga di luar kota tempat gw tinggal sekarang. Miss u all… Semoga bisa bertemu lagi satu hari nanti. Dimana pun…

Comments (1) »

MATAHARI

Agnes Monica. Yup, pelantun lagu MATAHARI. Sebenarnya gw gak ngefans-ngefans amat ama anak yang multi talent ini. Tapi gw cukup kagum dengan prestasi dan karya dia. Masih muda dan kreatif.

Sebagai penikmat lagu pop, selain musik dan lagu-lagu yang ngebit atau pun nyelow, suara Agnes termasuk yang gw suka. Meski belakangan kalau perform, di tivi, jarang live. Nafasnya gak kuat kali ya, secara kudu bernyanyi sambil menari gitu.

Lagu Matahari gw suka banget. Meski jujur gw belum pernah berhasil ambil nada tingginya. Teu kiaatt! Hihihi. Lagu ini jadi salah satu lagu yang bisa gw ingat ketika melakukan kegiatan di luar kota beberapa bulan lalu.

Bulan Juni 2008 di Hotel Grand Tiga Mustika, Balikpapan, Kalimantan Timur gw pernah dengan groginya menyanyikan lagu ini. Tapi ini bukan acara besar melainkan acara hiburan dari kegiatan kantor kami aja. Gak bisa lihat mike yang nganggur (ya ampyuuun jadi inget mike yang disana, suara qt jadi bagus loh enak didenger kalo pake mike itu. hehehe. bener kan Mui? hehe), gw ikutan sumbang lagu (sekaligus membuat sumbang lagu) Matahari itu. Gak tahu kenapa dech gw grogi gitu. Padahal mah cuek aja ya? Gw pikir mungkin karena lampu yang terang banget deh, atau karena dekat ama audience yah? Eh… gak nyambung yah? Bisa jadi kan? Hehehe. Jadi gw sendiri gak ngerasa puas nyanyinya. Halah…

Nah, pas acara selesai, gw dan beberapa teman panitia masih ada di ruangan. Saking penasarannya, tau gak? Gw minta bapak yang memainkan keyboard untuk kembali mengiringi gw nyanyi. Hihihi… Baik loh bapaknya, sekali lagi dia mengiringi gw nyanyi. Dan gw enjoy banget… Enak. Malah pengen nyanyi terus kayaknya. Tapi gak bisa juga karena udah malam. Kalo kata salah satu teman bilang nyanyinya kayaknya pake hati. Hihihi… Jelas-jelas pake mike. :p

Malah pas beberapa hari kemudian, di hari penutupan, ada salah satu peserta yang request lagu Matahari loh. Gw nyanyi lagi dech. Hihihi.

Nyanyi bareng lagi yuuukkk…

Satu dua tiga …

tertutup sudah pintu, pintu hatiku
yang pernah dibuka waktu, hanya untukmu
kini kau pergi dari hidupku
ku harus relakanmu walau aku tak mau

* berjuta warna pelangi di dalam hati
sejenak luluh bergeming menjauh pergi
tak ada lagi cahaya suci
semua nada beranjak, aku terdiam sepi

** dengarlah matahariku suara tangisanku
ku bersedih karna panah cinta menusuk jantungku
ucapkan matahariku puisi tentang hidupku
tentangku yang tak mampu melakukan waktu

repeat *

dengarkanlah kau matahariku

dengarlah matahariku suara tangisanku
ku bersedih karna panah cinta menusuk jantungku

repeat **

 

Sumber foto: www.whatzups.com

Lirik lagu diambil dari http://liriklaguindonesia.net/a/agnes-monica/agnes-monica-matahariku-ost-jelita/

No comment »

Queen or King

Kabar gembira dari adik perempuan gw satu-satunya, yang menikah 15 Maret 2008 lalu, sedang mengandung calon bayinya. Alhamdulillah. Kabar ini bukan cuma menggembirakan dia dan suaminya, tapi juga kakak adik dan pastinya orang tua. Sekali lagi… Alhamdulillah. 

Hari-hari ia lewati, kami jadi salah dua tiga empat saksi di rumah, selama usia kandungannya yang cukup rawan (3 bulanan) sering banget ia ngeluh ‘mabok’. Bentar bentar oek oek… dan seringnya tiduuurrr kalo dah pulang ke rumah. Mungkin udah bawaannya juga kali ya mengantuk dan mengantuk. Hihihi…

Suatu hari, adik gw ini cerita ama ibu kami akan mimpinya punya anak dan diberi nama Latifa. Respon gw cuma…”Queen Latifa maksudnya? Hehehe. Mau jadi penyanyi kali yah? “. Hehehe.

Dan satu hari lainnya, dalam perjalanan pulang kantor gw ngelamun-lamun gitu. InsyaAllah, bayi itu lahir, kayaknya dipanggil Queeny lucu juga. Hihihi. Kalau kami lagi kumpul-kumpul di rumah pun, salah satu topik yang jadi sering diomongin adalah calon bayi itu. Mulai dari keinginan adik gw untuk punya bayi perempuan, gw saranin untuk lihat asmirandah biar matanya bisa bagus kayak dia, kepengenan adik gw untuk cetak photo Dilara (Na… Hesty terpesona juga lihat Dilara lucu berkerudung), dll dll. It’s all about baby baby my baby… (jiga lagu Cinta Laura yah?).    

Adik gw punya cerita, minggu lalu usia kandungannya udah masuk 5 bulan. Lucunya lagi, tanpa ditanya dokternya udah bilang “Nah, ini buah z***r-nya”. Spontan adek gw kaget, plus senang, kok belum ditanya udah ngasih tahu duluan. Hehehe. Mungkin tuh dokter baca pikiran juga yah, dari rumah udah disiapin juga emang mau tanya katanya. 

So, sampai sejauh ini yang kelihatan oleh dokter yang ada dalam kandungan adik perempuan gw satu-satunya ini adalah bayi laki-laki. Alhamdulillah. 

Doa kami, bayi itu, mau perempuan atau laki-laki, semoga bisa tumbuh dengan sehat dan sempurna selama di dalam kandungan ibunya. Nanti lahir bisa lancar dan sehat juga sempurna. Kelak tumbuh besar disayang sama banyak orang, sholeh/sholeha dan lain-lain semua yang baik. Amin Ya Allah.

Btw, masa iya panggilannya jadi Kingy? Hihihi…

Bunda uC menunggu ya… :)

… and love you Sis!  

 

Sumber foto: www.cute-baby.co.uk

Comments (1,436) »

SKECI Member (di samping kampus IPB)

Bergabung dengan komunitas milist ini sudah satu tahun lebih. Meskipun gak terlalu aktif juga di milist, gw sempat kontak beberapa kali dengan beberapa member. Awal gabung sih, banyaknya kontak dengan member Jakarta. Tapi sayang disayang, setiap acara kopdar, pasti gw lagi di Kalimantan. 

Bandelnya gw, ngutip dari salah satu member, pas lagi sering di Bogor pun males untuk ke Senayan untuk kopdar. Secara setiap hari gw ngantor di sekitar kawasan Senayan aja. Hihihi.

Akhirnya, gw berinisiatif ajak teman-teman milist untuk ketemuan di Bogor. Tapi ya, yang berhasil kumpul ada 3 member saja. Itu pun yang domisili di Bogor. Mungkin karena gw bikin waktu ketemuan kepagian ya? :D.

Walhasil, Sabtu, 1 Nov 08… Gw, Kang Dadi dan Aldin, yang bisa ketemuan. Rencana makan bubur bareng pun gagal, karena bapak yang menjual bubur di samping kampus IPB Baranang Siang tidak menyisakan buburnya untuk kami. Eh, gw gak ding.. udah sarapan mie di rumah, masih kenyang saat itu. Hehehe.

Akhirnya yang bisa dimakan ya toge goreng dekat rujak uleg itu. Hehehe. Gak lama sih kita ketemuan. Soale masih ada yang agenda lainnya.

Lewat dunia maya, kopdar di dunia fana deh. Moga-moga, pertemanan di milist ini bisa ampe kapan pun. Nambah tali silaturahim. InsyaAllah.

It was nice to met you guys!

CU… ;)

Comments (1) »

Puisi BERSAMA AWAL AKHIR

Selesai sudah hari ku hitung

Sampai pada hari ini …

Saat aku dan dia, kami berdua

berjanji dihadapanNya …

Disandingkan pada satu waktu

Mensyahkan segalanya …

Syukur kami untuk momen ini

Yang penuh doa dan harap …

Hari ini akan berlalu, namun kebersamaan kami

baru saja awal …

Doa dan harap kami bahagia di akhir

Kami mendapat rahmat-Nya …

Sisa waktu di depan akan kami jadikan waktu terbaik

Untuk beribadah kepadaNya …

Semoga doa dan harap, semua terbekahi olehNya

Menyempurnakan Dien-Nya …

 

Amin. InsyaAllah.

 

uC

Bogor, 28/10/08, 21:38

“Alhamdulillah. Selamat ya Mbak Heny and Mas Rudi untuk pernikahannya… w/ luv :)” 

Comments (3) »

SUMPAH (nih mo-nya apa) PEMUDA

Meskipun tanggal 28 Oktober sudah lewat 2 hari lalu, pengen aja gw posting dengan title itu. Hehehe.

Gw dan seorang teman kebetulan sedang dalam perjalanan menuju arah Jambu Dua. KIta habis makan siang bareng-bareng setelah acara rapat gitu. Cuaca kota Bogor sedang sangat bersahabat. Yang pasti gak panas, anginnya sejuk banget deh. Yang pasti coba dinikmatin aja udara asyik (halah…) saat itu. Hehehe.

Tiba-tiba jalanan agak macet sebelum perempatan Jambu Dua itu.

“C, tutup naikin kacanya. Ngeri…”

Iya, gw lihat sekitar 20an orang berlarian ke arah kita. Mereka pelajar SMA gitu. Kelihatan dari seragam yang mereka pakai, ya putih abu-abu itu.

“Aduh kenapa lagi nih? Hari gini masih ada tawuran?”

Asli rada ngeri juga sebenarnya. Secara dalam kondisi agak macet jalan.

Pertanyaan lain, “Dulu sekolah C sering gitu?”

“Hehehe… Sekolah kita mah yang diserang.”

Gw jadi inget jaman SMA dulu, pernah satu kali sekolah gw, SMA 4, ceritanya ’diserang’ ama anak-anak dari STM Aoet. Masih ada gak yah STM itu? Gw sendiri lupa nama sekolah aslinya. Hehehe. Secara kayaknya jarang banget sekolahan kita mah berantem. Kayaknya. Berantemnya internal aja. Hihihii…

Gw juga inget waktu itu masih kelas satu nih kita-kita, bokap gw yang khawatir gitu. Sampai-sampai gosipnya anak-anak ceweknya ada yang diculik lah. Hehehe. Tau tuh beneran apa gak.

Kayaknya sih teman-teman cowok pada saling incar-mengincar gitu. Setidaknya gw dengar dari salah satu teman lama, yang bernostalgia dengan bercerita tentang kejadian itu. Hehehe.

Satu lagi yang gw inget, pas jamannya kuliah. Itu juga baru masuk gitu. Gw bareng-bareng sobat, dari Bogor, janjian ama sobat-sobat yang di Jakarta. Saat itu kita mau main ke Dufan, janjian ama sobat di Blok M Plaza (kalo gak salah), eh… di metro mini kita kejebak diantara pertikaian anak sekolah. Sumpah gw ketakutan juga. Secara gw duduk didepan ama salah satu sobat cewek dan kalo gak salah kaca depan metro mini itu sempat dilemparin gitu dech. Ngeri dong. Yang didalam juga pada heboh gitu dengan senjatanya masing-masing.

Ntah gimana ceritanya, terus kita satu metro mini dibawa ke kantor polisi gitu dech. Siapa yang tawuran, siapa yang repot jadinya. Heran. Yang pasti takut mah ada lah.

Tawuran… tawuran…

Terakhir heboh tawuran, kayaknya pas gw masih di kampus. Mungkin sekitar tingkat 2 gitu. Anak-anak cowok saling nyerang gitu. Tambah heran gw. Apalagi kalo sobat-sobat gw yang disakitin, kayaknya gak terima aja gitu… Hehehe. Sekarang sih udah pada damai ya… Malah udah pada sukses di bidang kerja dan keprofesionalan masing-masing. Congrats ya! :)
Secara gw juga punya adik bungsu yang lagi kuliah. Moga-moga kampusnya gak terlibat deh ama hal-hal gini. Belajar mah belajar aja deh. :)
Sumpah maunya apa ya para pemuda kayak gitu itu? Yang pada hobi tawuran. Hayuuu kita cari hobi lain yang lebih asyik dech…  

Hayu semangat para PEMUDA… pemudi juga. :)
Selamat hari Sumpah Pemuda!

Bikin Bogor Damai ya guys!

Peace…

No comment »