Archive for October, 2008

Puisi BERSAMA AWAL AKHIR

Selesai sudah hari ku hitung

Sampai pada hari ini …

Saat aku dan dia, kami berdua

berjanji dihadapanNya …

Disandingkan pada satu waktu

Mensyahkan segalanya …

Syukur kami untuk momen ini

Yang penuh doa dan harap …

Hari ini akan berlalu, namun kebersamaan kami

baru saja awal …

Doa dan harap kami bahagia di akhir

Kami mendapat rahmat-Nya …

Sisa waktu di depan akan kami jadikan waktu terbaik

Untuk beribadah kepadaNya …

Semoga doa dan harap, semua terbekahi olehNya

Menyempurnakan Dien-Nya …

 

Amin. InsyaAllah.

 

uC

Bogor, 28/10/08, 21:38

“Alhamdulillah. Selamat ya Mbak Heny and Mas Rudi untuk pernikahannya… w/ luv :)” 

Comments (3) »

SUMPAH (nih mo-nya apa) PEMUDA

Meskipun tanggal 28 Oktober sudah lewat 2 hari lalu, pengen aja gw posting dengan title itu. Hehehe.

Gw dan seorang teman kebetulan sedang dalam perjalanan menuju arah Jambu Dua. KIta habis makan siang bareng-bareng setelah acara rapat gitu. Cuaca kota Bogor sedang sangat bersahabat. Yang pasti gak panas, anginnya sejuk banget deh. Yang pasti coba dinikmatin aja udara asyik (halah…) saat itu. Hehehe.

Tiba-tiba jalanan agak macet sebelum perempatan Jambu Dua itu.

“C, tutup naikin kacanya. Ngeri…”

Iya, gw lihat sekitar 20an orang berlarian ke arah kita. Mereka pelajar SMA gitu. Kelihatan dari seragam yang mereka pakai, ya putih abu-abu itu.

“Aduh kenapa lagi nih? Hari gini masih ada tawuran?”

Asli rada ngeri juga sebenarnya. Secara dalam kondisi agak macet jalan.

Pertanyaan lain, “Dulu sekolah C sering gitu?”

“Hehehe… Sekolah kita mah yang diserang.”

Gw jadi inget jaman SMA dulu, pernah satu kali sekolah gw, SMA 4, ceritanya ’diserang’ ama anak-anak dari STM Aoet. Masih ada gak yah STM itu? Gw sendiri lupa nama sekolah aslinya. Hehehe. Secara kayaknya jarang banget sekolahan kita mah berantem. Kayaknya. Berantemnya internal aja. Hihihii…

Gw juga inget waktu itu masih kelas satu nih kita-kita, bokap gw yang khawatir gitu. Sampai-sampai gosipnya anak-anak ceweknya ada yang diculik lah. Hehehe. Tau tuh beneran apa gak.

Kayaknya sih teman-teman cowok pada saling incar-mengincar gitu. Setidaknya gw dengar dari salah satu teman lama, yang bernostalgia dengan bercerita tentang kejadian itu. Hehehe.

Satu lagi yang gw inget, pas jamannya kuliah. Itu juga baru masuk gitu. Gw bareng-bareng sobat, dari Bogor, janjian ama sobat-sobat yang di Jakarta. Saat itu kita mau main ke Dufan, janjian ama sobat di Blok M Plaza (kalo gak salah), eh… di metro mini kita kejebak diantara pertikaian anak sekolah. Sumpah gw ketakutan juga. Secara gw duduk didepan ama salah satu sobat cewek dan kalo gak salah kaca depan metro mini itu sempat dilemparin gitu dech. Ngeri dong. Yang didalam juga pada heboh gitu dengan senjatanya masing-masing.

Ntah gimana ceritanya, terus kita satu metro mini dibawa ke kantor polisi gitu dech. Siapa yang tawuran, siapa yang repot jadinya. Heran. Yang pasti takut mah ada lah.

Tawuran… tawuran…

Terakhir heboh tawuran, kayaknya pas gw masih di kampus. Mungkin sekitar tingkat 2 gitu. Anak-anak cowok saling nyerang gitu. Tambah heran gw. Apalagi kalo sobat-sobat gw yang disakitin, kayaknya gak terima aja gitu… Hehehe. Sekarang sih udah pada damai ya… Malah udah pada sukses di bidang kerja dan keprofesionalan masing-masing. Congrats ya! :)
Secara gw juga punya adik bungsu yang lagi kuliah. Moga-moga kampusnya gak terlibat deh ama hal-hal gini. Belajar mah belajar aja deh. :)
Sumpah maunya apa ya para pemuda kayak gitu itu? Yang pada hobi tawuran. Hayuuu kita cari hobi lain yang lebih asyik dech…  

Hayu semangat para PEMUDA… pemudi juga. :)
Selamat hari Sumpah Pemuda!

Bikin Bogor Damai ya guys!

Peace…

No comment »

Spanduk Hitam

Pagi tadi aktivitas menuju ke tempat bekerja dimulai setelah bangun, pukul 05. Setelah semua siap, kecuali satu pak catatan/file pertemuan kemarin yang tertinggal, saya melaju bersama adik cowok yang juga kebetulan giliran masuk kerja pagi. Angin yang dingin pagi tadi cukup cukup cukup bikin saya mules-mules. Hehe. Secara naik motor aja gitu, angin gegeleberan. Hehe. Turun di tempat ‘pangkalan’ qt nunggu bis jemputan, depan museum Zoologi, saya lumayan bisa menghangatkan tubuh coz sinar matahari tepat di depan, sebelah kiri saya. Hangat hangat…

Seperti biasa, menunggu bis datang, pemandangan di depan mata adalah tumpukan sampah sayuran bekas aktivitas malam sampai dengan subuh. Sepanjang jalan Empang (depan BTM) sampai dengan Surya Kencana dan Pasar Bogor/Kebun Raya, setiap hari sejak malam sampai dengan awal pagi biasa terlihat deretan panjang pedagang (kebanyakan sayuran) juga aktifitas barter antara penjual dan pembeli. 

Pengen banget bisa menangkap aktivitas mereka dalam beberapa ‘jepretan’. Tapi belum sempat juga. Ini lain cerita lagi… :D.

Nah, ada satu sudut di tengah kota yang selalu jadi perhatian kami para penumpang bis. Di samping jalan/pintu masuk Botani Square, tepat di depan kami (dari arah Pasar Bogor), mata kami hampir setiap pagi seringkali penasaran dengan tulisan baru dari front di Bogor (kalau gak salah). Isi tulisan yang tertera pada spanduk hitam itu. Sebenarnya gak selalu berwarna hitam spanduknya, seingat saya pernah pakai warna merah juga  sesekali.

Saya sendiri gak hapal isi tulisan pada spanduk hitam pagi tadi. Tapi ya… seringkali nyeleneh… Hehehe. 

Coba deh perhatiin… :D.

Comments (3) »

WANITA dan AIR MATA

Ceritanya gw lagi coba-coba cari artikel gitu, tersambunglah dengan salah satu blog. Ketika gw coba buka2 recent postingannya, gw tertarik dengan judul KISAH WANITA. Yang ternyata dia copy juga dari milist alumni ITB.

Dan gw minat juga untuk posting di halaman ini, meski gw rubah dikit judulnya.

Semoga bermanfaat. :)

===

Seorang anak kecil laki-laki bertanya kepada ibunya “Mengapa engkau menangis, Ibu?”

“Karena aku seorang wanita”, kata sang ibu kepadanya.

 ”Aku tidak mengerti” kata anak itu. Ibunya hanya memeluknya dan berkata “Kau tidak akan pernah mengerti, anakku” 

Kemudian anak laki-laki kecil itu bertanya kepada ayahnya “Mengapa ibu suka menangis, Ayah?”. “Semua wanita suka menangis tanpa alasan”, hanya itu yang dapat dikatakan oleh ayahnya.

Akhirnya, dia bertanya kepada ALLAH SWT dan bertanya “Mengapa wanita begitu mudah menangis?”.

ALLAH SWT berkata:

“Ketika  AKU menciptakan seorang wanita, dia diharuskan untuk menjadi seorang yang istimewa. AKU membuat bahunya cukup kuat untuk menopang dunia, namun harus cukup lembut untuk memberikan kenyamanan”.  

“AKU memberikan kepadanya kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak dan menerima penolakan yang seringkali datang dari anak-anaknya”.

“AKU memberikan kepadanya kekerasan untuk membuatnya tetap tegar ketika orang lain menyerah, dan mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh”.

“AKU memberikan kepadanya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam setiap keadaan, bahkan ketika anaknya bersikap sangat kasar dan menyakiti hatinya”.

“AKU memberikan keapdanya kekuatan untuk mendukung suaminya dalam kegagalan dan melengkapinya dengan tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya”.

“AKU memberikan kepadanya kebijaksanaan untuk mengetahui bahwa seorang suami yang baik takkan pernah menyakiti isterinya, tetapi kadangkala menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada di sisi suaminya tanpa ragu”.

“Dan … akhirnya, AKU memberikan air mata untuk diteteskan”.  “Ini adalah khusus miliknya untuk digunakan kapan pun dia butuhkan”.

Kau tahu …

Kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya,  sosok tubuh yang dia tampilkan, atau bagaimana dia menyisir rambutnya. Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari matanya, karena itu lah pintu hatinya - tempat cinta itu berada!  SETIAP WANITA ITU CANTIK !!

No comment »

Terang benderang

Merhatiin dong sehari sekarang tuh berasa cepet banget?

Perasaan hari-hari berlalu kayak lari aja gitu…

Bangun jam 5 pagi aja udah kayak jam 6 lewat gitu. Jam 7 kayak sekarang ini, udah kayak jam 9an aja…

Untuk ngabisin hari Minggu ini kira-kira enaknya ngapain ya? Sementara minggu ini gak ada rencana ngapa2in. :).

No comment »

lima yang kecil

Hari Jumat kemarin gw udah coba kirim ‘5 yang kecil’ tapi semoga bisa berarti ’sesuatu’. Sesuatu yang setidaknya gw bisa mulai, untuk berbagi. Semoga juga berkenan. :)

No comment »

Reuni reuni … gw bareng temen2 3IPA2 SMA 4 Bogor 97

Lagi musim yah banyak sekolah ngadain acara-acara ketemuan sesama alumni? Entah itu per angkatan atau atau bahkan saking kangennya mungkin bisa juga dikumpulin tumplek blek berpuluh-puluh angkatan. Hehe.

Setelah acara buka puasa bareng di bulan ramadhan kemarin, berlanjut di bulan syawal ini dan seterusnya, acara halal bihalal atau reuni akbar. Ajang yang tepat memang untuk bisa kangen-kangenan, bersilaturahim dan bermemori ria. Hihihi.

Gw sendiri dari yang gak terlalu bersemangat untuk acara-acara ngumpul di luar, berhasil di’ketok’ ama salah satu teman baik di SMA, Olla, untuk ngumpulin teman satu angkatan. Wal hasil, untuk acara bukber yang direncanain ngedadak ini bisa ngumpulin sekitar 15 orang. Yang ini teman-teman satu kelas tiga aja, 3 IPA2 SMAN 4 Boo Angk 97. Hehe. Syukur dech meski jarang ketemu dan berkomunikasi, berhasil juga ngumpulin Yusyi (gw), Yuli, Poppy, Tina Nane, Yusti, Azwar, Erwin, Budi, Endang, Sandi, Aldo, Agung, Robby. 13 orang aja untuk alumninya, lebihnya ada yang bawa anak dan suami gitu. Lokasi Orchard Walk Bogor Nirwana residence, belakang sekolah kita. Sengaja lokais ini yang dipilih, biar bisa jalan-jalan lihat sekolah kita. Hehe. Setelah melakukan ‘orientasi’ ternyata ada beberapa perubahan juga. Beberapa tempat sumpeh bikin gw teringat dan gw bermemori, senyum-senyum sendiri (kayak gokil yak? :D) gitu. Inget waktu jamannya baheula sekolah, belajar di ruang kelas 1 dan 2-10 dan 3IPA2, ngumpul-ngumpul, nongkrong di depan kelas, ngerumpi di koridor deket toilet cewek (sekarang udah pindah ke dekat tangga arah kelas IPS jaman dulu), gossip-gossip di depan perpustakaan (sekarang udah ganti ruang BP kalo gak salah), rapat di ruang OSIS — secara gw dan sobat gw ikut ngurus OSIS untuk bidang kesenian deh kalo ga salah–, makan bakso sambil ngobrol ama pacar –hihi–, heboh-hebohan di kantin ama sobat-sobat, seru-seruan. Hehehe. Guru-gurunya gak banyak lagi yang gw inget. :). Malah kalo gak salah, ada beberapa yang lulus barengan kita dulu ada juga yang jadi guru di sekolah kita. Selamat mengabdi kawan! ;) Semoga gak lieur ngajar anak2 yang ‘rewel2′.. hehehe.

 

Sumpeeeeee…. coba you guys ada disana bareng gw. Hiks hiks. Kapan-kapan kita jalan kesana muterin sekolahan kita yang sekarang udah tambah padat, dan lagi –maaf– berantakan   Kebanyakan dari kita, belum pernah ketemuan lagi sejak 11 tahun ini. Yup, sejak lulus. Hehehe. Beberapa masih ada ketemuan juga secara gak sengaja, sebagian lagi masih ada komunikasi via dunia maya. Hehe. 

Ketemuan  bukber itu cuma untuk makan malam bareng aja dan ngobrol-ngobrol. Nah, rencananya sih mau bikin acara ketemuan lagi, halal bihalal, di salah satu rumah teman di daerah Puncak. Ehm, gw mesti arrange lagi nih. Secara calon tuan rumah udah mulai tanya-tanya gitu. InsyaAllah kalo jadi, banyak teman yang bisa dateng lagi. Sip dah ;).

 

Nah, kalo yang ini acara bukber bareng teman-teman dekat pas SMA. Jaman baheula mah ’ngegank’ ceunah. Hehehe. Sayang karena udah banyak teman yang berpencar tempat tinggal, jadi yang bisa ngumpul cuma Yusyi (gw), Oelan, Fanny, Gita, Rani (SMA 6). Hehehe. Oelan dan Gita bawa keluarganya. Anak-anak mereka udah gede juga. Hehehe. Kalo ngumpul bareng mereka gw mah udah kehabisan kata-kata dech. Apalagi Fanny ama Gita udah aja  ngabisin topik eta mah budak. Heboh duaan wae. Hehehe. Lokasi bukbernya di Hartzchicken Buffet, Bgr. 

sayang, acara bukber waktu malam takbiran gw ga bisa join di Hanamasa, Pajajaran Bgr. Padahal ada Noor yang lagi mudik dari Surabaya tea.

Sip dah. Tinggal Halal bi halal nih yaaa….

Miss u guys!!! ;)

No comment »

Puisi CAHAYA HUTAN

CAHAYA HUTAN

 

 

Keindahannya

nikmati gelapnya

lebatnya

hutan alam.

 

Penuh serasah,

pohon-pohon besar,

semak,

tanaman obat hutan.

 

Langit dan

cahaya yang mengintip

menembus

rimbunnya kanopi pohon.

 

Keindahannya 

menarik hati, 

Maha Besar Allah

Yang mencipta.

 

Udara segar ku hirup

menambah

nikmatnya

diantara dedaunan.

 

Peluh bercucuran

perjalanan menyusuri

tanah coklat dan rerumputan

semakin terasa.

 

Lelah

nafas terengah

berbaur

lega.

 

Cahaya itu

menerangi

perjalanan

hutan ku di Tumbang Manggu.

 

 

 

 

uC

Bogor, 4 Juni 2008

Oleh-oleh dari perjalanan ke Tumbang Manggu, Kalimantan Tengah.  

No comment »