Archive for November 20, 2008

VIRUS SASTRA MENYERANG KOTA BOGOR

‘Virus’ sastra tampaknya bakal segera menyerbu kota Bogor di peralihan tahun 2008 ke 2009. Pasalnya, sejak undangan menulis Cerpen dan Puisi KMB ini dibuka pada 7 Oktober hingga penutupannya 15 November 2008, kami telah menerima sebanyak 32 cerpen dan 48 puisi karya rekan-rekan penulis kita.

Itu artinya, rata-rata ada 3 kiriman naskah yang masuk ke redaksi setiap harinya selama satu bulan. Dan jujur saja, ini angka yang sangat mengejutkan. Sebab di tengah minimnya media dan kegiatan sastra di Bogor selama ini, serta sepinya keterlibatan pemkot Bogor sekarang, tapi kawan-kawan kita masih bersemangat untuk terus berkarya. Dan benar saja, kota Bogor memang menyimpan potensi terpendam, khususnya dalam ranah kesusastraan lokal.

Dari data para pengarang yang mengirimkan karyanya ke redaksi, sebagian besar penulisnya bahkan tengah berada dalam usia muda, yakni antara 19 hingga 30 tahun. Itu artinya masing-masing pengarang ini tengah berada di masa-masa produktif dalam hidupnya. Dan bukan tak mungkin, ke depannya mereka bakal mewakili kota ini menjadi gudangnya sastrawan besar Indonesia. Amin.

Berangkat dari ilustrasi di atas, kehadiran Jurnal Sastra RuangMelati di tengah-tengah pembaca sekalian diharapkan dapat menjadi tempat ajang kreativitas bagi para penulis muda yang berkarya di bidang seni budaya dan sastra, khususnya karya cerpen dan puisi.

RuangMelati sendiri sengaja dibentuk sebagai media alternatif dengan semangat menggiatkan apresiasi sastra di kalangan Komunitas Menulis Bogor dan masyarakat Bogor pada umumnya akan dunia tulis-menulis dan bacaan fiksi yang selalu menarik untuk disimak.

Proses seleksi karya yang masuk tentu tak bisa dihindari, terutama pada kelayakan teknis penulisan dan ide segar yang terkandung pada karya itu sendiri. Toh ini juga untuk kepuasan pembaca dan pemenuhan standar kualitas karya di RuangMelati sebagai media yang bercita-cita hendak menumbuhkan bibit-bibit penulis baru dan ambil bagian dalam perkembangan cerpen di Indonesia.

Kalaupun cita-cita tersebut masih terlihat muluk bagi media ‘sekecil’ kami, paling tidak untuk saat ini RuangMelati bisa sekedar mewarnai dunia kesusastraan Indonesia yang semakin seksi dan menggairahkan.

 

Salam Sastra!

 

Redaksi

RuangMelati

 

Pos-el : ruang_melati@yahoo.com

Milis   : http://groups.yahoo.com/group/menulis_bogor/

MP      : http://menulisbogor.multiply.com/

Web     : http://kmb.meisolar.com/

Telp    : TB Alternatif Jendela (0251-4299728)

  Ananda (081380488110) 

  Indri (08562123985)

 

Disalin dari mailing list: menulis bogor

 

No comment »

Hutan Kalimantan

Sebagai salah satu pekerja di bidang kehutanan, yang Alhamdulillah dikasih kesempatan untuk bisa menghirup sejuknya udara di tengah hutan dan untuk bisa menjejakkan kaki di tanah hutan, gw lagi kangen ama suasana itu. Hehehe.

Perjalanan menuju dan kembali dari sana itu adalah pengalaman tersendiri bagi gw. Sebagai cewek yang suka shor term memory, gw suka mendokumentasikan beberapa objek tersebut untuk bisa mengingat bagaimana ketika itu. Tapi terkadang juga melewatkan objek karena tertidur di mobil atau speedboat atau kapal kecil selama perjalanan. Hehehe.

Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur, pernah menjadi sangat dekat buat gw selama sekitar 9 bulan. Hutan Kalimantan menjadi ‘tempat wisata’ yang menyenangkan buat gw. Selain bisa menikmati suasana disana, juga selama melakukan perjalanan itu, gw bisa bertemu dengan banyak orang baru. Bahkan beberapa masih berkomunikasi dan menjalin silaturahim.     

Kanopi hutan, semak, tanah, air, udaranya…. Juga ketika perjalanan melihat langitnya yang ditembus oleh ujung pohon, ujung daun… Ih, pokoknya ga bisa digambarkan deh rasanya. Ya cuma bisa dirasain itu, sendiri…

Dan sekarang gw lagi kangen saat-saat menikmati suasana itu. Tidak di Kalimantan mungkin di pulau lainnya atau di belahan dunia lainnya. Mungkin juga bukan hutan, tapi tempat dan objek-objek menarik lainnya. InsyaAllah.

Dan gw kangen semua sahabat, saudara dan keluarga di luar kota tempat gw tinggal sekarang. Miss u all… Semoga bisa bertemu lagi satu hari nanti. Dimana pun…

Comments (1) »

MATAHARI

Agnes Monica. Yup, pelantun lagu MATAHARI. Sebenarnya gw gak ngefans-ngefans amat ama anak yang multi talent ini. Tapi gw cukup kagum dengan prestasi dan karya dia. Masih muda dan kreatif.

Sebagai penikmat lagu pop, selain musik dan lagu-lagu yang ngebit atau pun nyelow, suara Agnes termasuk yang gw suka. Meski belakangan kalau perform, di tivi, jarang live. Nafasnya gak kuat kali ya, secara kudu bernyanyi sambil menari gitu.

Lagu Matahari gw suka banget. Meski jujur gw belum pernah berhasil ambil nada tingginya. Teu kiaatt! Hihihi. Lagu ini jadi salah satu lagu yang bisa gw ingat ketika melakukan kegiatan di luar kota beberapa bulan lalu.

Bulan Juni 2008 di Hotel Grand Tiga Mustika, Balikpapan, Kalimantan Timur gw pernah dengan groginya menyanyikan lagu ini. Tapi ini bukan acara besar melainkan acara hiburan dari kegiatan kantor kami aja. Gak bisa lihat mike yang nganggur (ya ampyuuun jadi inget mike yang disana, suara qt jadi bagus loh enak didenger kalo pake mike itu. hehehe. bener kan Mui? hehe), gw ikutan sumbang lagu (sekaligus membuat sumbang lagu) Matahari itu. Gak tahu kenapa dech gw grogi gitu. Padahal mah cuek aja ya? Gw pikir mungkin karena lampu yang terang banget deh, atau karena dekat ama audience yah? Eh… gak nyambung yah? Bisa jadi kan? Hehehe. Jadi gw sendiri gak ngerasa puas nyanyinya. Halah…

Nah, pas acara selesai, gw dan beberapa teman panitia masih ada di ruangan. Saking penasarannya, tau gak? Gw minta bapak yang memainkan keyboard untuk kembali mengiringi gw nyanyi. Hihihi… Baik loh bapaknya, sekali lagi dia mengiringi gw nyanyi. Dan gw enjoy banget… Enak. Malah pengen nyanyi terus kayaknya. Tapi gak bisa juga karena udah malam. Kalo kata salah satu teman bilang nyanyinya kayaknya pake hati. Hihihi… Jelas-jelas pake mike. :p

Malah pas beberapa hari kemudian, di hari penutupan, ada salah satu peserta yang request lagu Matahari loh. Gw nyanyi lagi dech. Hihihi.

Nyanyi bareng lagi yuuukkk…

Satu dua tiga …

tertutup sudah pintu, pintu hatiku
yang pernah dibuka waktu, hanya untukmu
kini kau pergi dari hidupku
ku harus relakanmu walau aku tak mau

* berjuta warna pelangi di dalam hati
sejenak luluh bergeming menjauh pergi
tak ada lagi cahaya suci
semua nada beranjak, aku terdiam sepi

** dengarlah matahariku suara tangisanku
ku bersedih karna panah cinta menusuk jantungku
ucapkan matahariku puisi tentang hidupku
tentangku yang tak mampu melakukan waktu

repeat *

dengarkanlah kau matahariku

dengarlah matahariku suara tangisanku
ku bersedih karna panah cinta menusuk jantungku

repeat **

 

Sumber foto: www.whatzups.com

Lirik lagu diambil dari http://liriklaguindonesia.net/a/agnes-monica/agnes-monica-matahariku-ost-jelita/

No comment »